Berdasarkan hasil kegiatan skrining kesehatan yang salah satunya adalah survey perilaku merokok yang telah dilaksanakan sejak Juli 2024 - Juli 2025 memberikan gambaran situasi perilaku merokok anak-anak kita di usia sekolah.
Sasaran dari skrining ini adalah siswa kelas 4 hingga kelas 12 di sekolah wilayah kerja UPTD Puskesmas Padang yang terakumulasi sebanyak 757 siswa yang telah diskrining. Dari 757 siswa, terdapat 24% perokok aktif, 20% pernah merokok dan sisanya tidak pernah merokok. Dari 24% perokok aktif ada siswa perempuan yang juga merupakan perokok aktif sebanyak 2 siswi. Adapun usia termuda memulai rokok adalah usia 6 tahun dan usia dengan memulai rokok tertinggi berada pada usia 12 yang merupakan siswa kelas 5 maupun 6. Hal ini menandakan kelas 5-6 menjadi puncak rasa keingintahuan yang tinggi pada anak-anak serta keberanian meniru apa yang dilihat di lingkungan. Jenis rokok yang dihisap pun bisa melebihi 1 pak -12 bungkus, red- dalam seharinya serta ada beberapa anak yang telah mengnal vape/rokok elektrik.
Hal ini menjadikan kita harus lebih waspada meningkatkan pengawasan pada anak-anak kita baik di lingkungan rumah. sekolah maupun tempat main/nongkrong bahwa rokok dengan mudah dapat dijangkau oleh anak-anak kita.
Kita bersama, sehat untuk semua..